BUDAYA ORGANISASI PIK SMA NEGERI 4 MEDAN
BUDAYA ORGANISASI PIK SMA NEGERI 4 MEDAN
Sabela Ruth
Sitorus
Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Budaya organisasi adalah menurut Robbins dan Judge (2008:256) adalah kultur
organisasi mengacu pada sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para
anggota yang membedakan organisasi tersebut dengan organisasi lainnya. Sistem
makna bersama adalah sekumpulan karakteristik kunci yang dijunjung tinggi oleh
organisasi. Robbins, et al (1990; Sutrisno, 2010) menyatakan
bahwa budaya yang kuat dan positif sangat berpengaruh pada perilaku dan
efektivitas kinerja organisasi. Budaya organisasi yang kuat juga akan mendukung
tercapainya tujuan organisasi, dan budaya organisasi yang lemah akan menghambat
tujuan-tujuan organisasi. Budaya organisasi yang kuat menurut Robbins (2017)
ialah budaya dengan nilai nilai organisasi dianut dengan sungguh-sungguh dan
diterapkan secara bersamasama kepada seluruh anggota organisasi. Miller
(1987; Sutrisno, 2010) menyatakan budaya yang kuat dan positif akan membuat
efektivitas, produktivitas, dan efisiensi, sehingga perusahaan dapat menyumbang
pada masyarakat dan juga negara dalam pembangunan hingga di masa yang akan
datang, budaya yang kuat dan positif tersebut tidak lepas dari delapan nilai
yaitu, asas tujuan, asas konsensus, asas keunggulan, asas kesatuan, asas
prestasi, asas empiri, asas keakraban, dan asas integrasi. Dalam budaya
yang kuat, nilai-nilai organisasi sangat dipegang oleh anggota organisasi.
Anggota organisasi yang menerima komitmen organisasi akan berpengaruh kuat
dalam perilaku anggota organisasi (Robbins & Judge, 2017). Olorunniwo, et
al (2006; Prabowo & Djastuti, 2014) menyatakan kualitas pelayanan yang baik
dapat terjadi dengan cara menumbuhkan rasa ketulusan, senang, dan munculnya
suatu budaya dimana karyawan akan bekerja sama, dan saling tolong-menolong
untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Moeljono
(2003) menyatakan bahwa agar anggota memiliki integritas yang tinggi, maka
diperlukan adanya acuan baku pada organisasi. Acuan itu ialah budaya yang akan
menuntun anggota dalam meningkatkan komitmennya dalam perusahaan. Sehingga
ketika komitmen anggota baik maka anggota juga akan bekerja dengan baik pula. PIK SMA Negeri 4 Medan memiliki pernyataan
budaya organisasi spiritulitas yaitu "Memberikan Pelayanan Terbaik",
TERBAIK yang dapat diartikan sebagai Terpercaya, Enerjik, Ramah, Bersahabat,
Aman, Integritas tinggi, Komitmen. PIK SMA
Negeri 4 Medan juga memiliki nilai-nilai dalam perusahaan yang menijiwai
kode etik, dan terbagi atas tujuh nilai dengan singkatan "TERBAIK"
yang berarti :
1. Terpercaya
Bersikap jujur, handal, dapat
dipercaya, memiliki karakter dan etika yang baik.
2. Enerjik
Bersemangat, disiplin, selalu berpenampilan
rapi dan menarik, berpikir positif, kreatif dan inovatif untuk kepuasan nasabah
3. Ramah
Bertingkah laku sopan dan santun,
senantiasa siap membantu dan melayani nasabah
4. Bersahabat
Memperhatikan dan menjaga
hubungan dengan nasabah sesuai ketentuan, memberikan solusi yang paling
menguntungkan
5. Aman
Menjaga rahasia perusahaan dan
nasabah sesuai ketentuan, menjamin kecepatan layanan yang memuaskan dan tidak
melakukan kesalahan
6. Integritas tinggi
Bertaqwa kepada Tuhan YME dan
menjalankan ajaran agama, berakhlak mulia, jujur, dan menjunjung tinggi kode
etik profesi dan memiliki visi untuk maju
7. Komitmen
Senantiasa menepati janji yang
telah diucapkan, bertanggung jawab atas seluruh tugas, pekerjaan dan tindakan.
Selain pernyataan budaya
organisasi secara tertulis, PIK SMA Negeri 4
Medan juga memiliki budaya organisasi untuk membentuk hubungan yang baik
pada seluruh anggota, yaitu diadakannya games setiap eventnya yang dilaksanakan
setiap bulan, lalu setiap pagi melakukan briefing yang berguna untuk
mengevaluasi kerja dan juga memberikan motivasi untuk anggota agar menimbulkan
semangat melayani, lalu diadakannya perayaan hari besar umat Kristen dan natal bersama
di bulan Desember, kebaktian yang diadakan setiap minggunya dan lain
sebagainya. Beberapa
kegiatan yang menjadi budaya dalam organisasi ini juga dilakukan untuk
membentuk hubungan yang baik antara seluruh anggota hingga pada alumni. Sehingga
mereka dapat bekerja dengan baik tanpa adanya rasa benci dan tidak mengenal
satu sama lain. Lalu berdasarkan wawancara, anggota juga menjelaskan bahwa
pernyataan budaya organisasi yang tertulis pada PIK SMA Negeri 4 Medan bukan hanya ditujukan untuk kepuasan
siswa/I sekolah itu, tetapi juga untuk kepentingan kualitas sekolah. Pentingnya
budaya organisasi bagi PIK SMA Negeri 4
Medan sebagai ketentuan siswa melakuan pelayanan dan membantu dalam berinteraksi
dan berkomunikasi dengan siswa lain.
Karakteristik budaya organisasi PIK SMA Negeri 4 Medan
1.
PIK SMA Negeri 4 Medan kurang dalam ber-ide baru saat
pelayanan. Segala pelayanan dipatokan sesuai budaya lama yang diwariskan alumni
anggota PIK SMA Negeri 4 Medan hingga turun temurun. Contohnya partitur acara
tidak pernah ganti covernya, rundown acara tidak pernah ganti, metode
pelaksanaan ibadah tidak pernah ganti.
2.
PIK SMA Negeri 4 Medan kurang perhatian pada perkembangan
pelayanannya di sekolah. Namun, karena pandemic Covid-19 menjadi berubah
metodenya, daring. Namun tetap saja pelayanan sesuai cara lama.
3.
PIK SMA Negeri 4 Medan berfokus lebih pada hasil
pelaksanaan eventnya ketim-bang pada teknik dan prosesnya. Hanya ingin
menyukseskan SK-nya saja dan bebas dari utang event yang sudah ditentukan.
4.
Keputusan-keputusan pengurus organisasi PIK SMA Negeri 4
Medan dalam berpendapat saat rapat yang selalu mendukung kemajuan pelayanan. Itu
dilakukan setiap selesai melakukan kebaktian dan event.
5.
PIK SMA Negeri 4 Medan bersifat berkubu-kubu dan kurang
kompak dalam melayani.
6.
PIK SMA Negeri 4 Medan selalu agresif dalam melayani
karena ingim memberikan kemajuan pada pelayanannya sehingga tidak memenuhi
papan evaaluasi.
Demikian,
analisis budaya organisasi PIK SMA Negeri 4
Medan yang saya rangkum sendiri. Harapan dan doa semoga pelayanan organisasi PIK
SMA Negeri 4 Medan semakin baik ke depannya. Dan semoga rtikel ini dapat
membantu orang lain. Terima kasih.

Komentar
Posting Komentar